Transparansi Proyek SBSN 2025: TIM PPS Kejaksaan Agung Republik Indonesia Monitoring Pembangunan Gedung SBSN di Balai Veteriner Bukittinggi

Bukittinggi, 8 Agustus 2025 — Komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara kembali diperlihatkan melalui kunjungan kerja Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung proyek pembangunan Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Balai Veteriner Bukittinggi.

Acara monitoring ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi terkait, yang disambut langsung oleh Kepala Balai Veteriner Bukittinggi, drh. Tangguh Pitona. Dalam sambutannya, drh. Tangguh Pitona menyampaikan, "Proyek ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur layanan veteriner. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Tim PPS dari Kejaksaan Agung, yang memastikan pembangunan ini berjalan transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku."

Kegiatan ini juga dihadiri oleh:

Kasubdit IV B Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Kejaksaan Agung RI, Edi Winarno, S.H.

Sekretaris Ditjen PKH, yang diwakili oleh Ketua Kelompok Keuangan dan BMN, drh. Sigit Nurtanto.

Inspektur IV Itjen Kementan, yang diwakili oleh Bapak Marbono, S.E.

Kepala Kejati Sumbar, yang diwakili oleh Kasi IV Intelijen Kejati Sumbar, Afliandi, S.H., M.H.

Kepala Kejaksaan Negeri Agam, Bapak Rully Mutiara, S.H., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Edi Winarno, S.H., menegaskan peran Kejaksaan melalui Tim PPS dalam mengawal setiap proyek strategis nasional. "Kami hadir untuk memastikan proyek ini bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Kolaborasi dengan semua pihak sangat penting agar tujuan pembangunan ini tercapai dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujarnya.

Sambutan juga diberikan oleh perwakilan Sekretaris Ditjen PKH, drh. Sigit Nurtanto, dan perwakilan Inspektur IV Itjen Kementan, Bapak Marbono, S.E., yang keduanya menekankan pentingnya menjaga kualitas dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan proyek. Jangan sampai proyek ini lompat tahun.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi pembangunan. Kontraktor pelaksana, Konsultan Manajemen Konstruksi (MK), dan staf Balai Veteriner Bukittinggi memberikan paparan mengenai progres proyek. Tim PPS mengamati setiap tahapan pembangunan dan memberikan masukan konstruktif untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar.

Kunjungan monitoring ini diharapkan dapat menjadi jaminan bahwa proyek pembangunan gedung SBSN di Balai Veteriner Bukittinggi akan selesai tepat waktu, sesuai dengan spesifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.