Koordinasi dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau

Dalam upaya meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyakit hewan di Indonesia, Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan melakukan koordinasi langsung dengan Balai Veteriner Bukittinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengumpulan dan validasi data status dan situasi penyakit hewan terkini. Terutama penyakit BVD yang menjadi fokus kegiatan pemantauan Badan Karantina Tahun 2025.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Kamis (12/6) ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas data kesehatan hewan, guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan terpercaya. Pengumpulan data ini sangat penting dalam rangka pencegahan masuk dan tersebarnya penyakit hewan di wilayah kerja karantina.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai data terkait kasus-kasus penyakit hewan yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau, termasuk data laboratorium, peta sebaran penyakit, serta strategi penanganan yang telah dan akan dilakukan. Balai Veteriner Bukittinggi juga memberikan penjelasan teknis terkait metode pengujian dan sistem pelaporan yang diterapkan.

Sinergi antara Balai Karantina dan Balai Veteriner diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan, serta meminimalisir risiko penyebaran penyakit hewan yang dapat merugikan peternak dan masyarakat.

Lampiran
1 Judul Agenda 6 CMS Kementan Lihat (Download)