Bahas Risiko Penyakit hewan Keamanan Produk Hewan, Komisi II DPRD Riau Sambangi Balai Veteriner Bukittinggi
Bukittinggi, 11 September 2025 — Balai Veteriner Bukittinggi menerima kunjungan kerja Anggota Komisi II DPRD Provinsi Riau d pada Kamis (11/0/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta membahas isu strategis terkait risiko penyakit hewan dan keamanan produk hewan yang beredar di masyarakat.
Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Riau disambut langsung oleh Kepala Balai Veteriner Bukittinggi, Tangguh Pitona, beserta jajaran pejabat struktural. Dalam pertemuan tersebut, Balai Veteriner Bukittinggi memaparkan peran strategisnya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI.
Pembahasan difokuskan pada upaya pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan penyakit hewan menular strategis, termasuk zoonosis yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Selain itu, turut dibahas pengawasan keamanan produk hewan sebagai salah satu langkah mendukung ketahanan pangan yang sehat, aman, dan layak konsumsi.
Ketua rombongan Komisi II DPRD Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja Balai Veteriner Bukittinggi yang dinilai berperan penting dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang ditularkan melalui produk hewan. “Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Veteriner Bukittinggi dapat terus diperkuat, sehingga kesehatan hewan dan keamanan produk hewan di Riau dapat lebih terjamin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Veteriner Bukittinggi menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan diagnostik, surveilans, serta pengawasan keamanan produk hewan. “Kunjungan ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam rangka melindungi kesehatan hewan, sekaligus mendukung penyediaan pangan asal hewan yang aman bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara DPRD Provinsi Riau dan Balai Veteriner Bukittinggi dalam menghadapi tantangan penyakit hewan menular serta pengawasan produk hewan di wilayah kerja regional II.