Bintan, 03 Juni 2026 — Balai Veteriner Bukittinggi terus memperkuat upaya pengawasan kesehatan unggas melalui kegiatan pengambilan sampel dalam rangka monitoring dan pemeliharaan status Kompartemen Avian Influenza (AI) serta Salmonella Enteritidis pada peternakan ayam komersial.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026) di peternakan milik PT. Indojaya Agrinusa yang berlokasi di Kab. Bintan, Prov. Kepulauan Riau. Pengambilan sampel dilakukan oleh Medik Veteriner & Paramedik Veteriner, Balai Veteriner Bukittinggi, Etri Mardaningsih dan Surida Manjasari, pada beberapa kandang Parent Stock Broiler dan Komersial Broiler yang menjadi bagian dari unit usaha peternakan tersebut.
Pengambilan sampel merupakan bagian dari program surveilans kesehatan hewan yang bertujuan memastikan peternakan tetap memenuhi persyaratan biosekuriti dan bebas dari penyakit strategis unggas, khususnya Avian Influenza dan Salmonella Enteritidis. Kedua penyakit tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi serta memengaruhi produktivitas peternakan.
Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pengambilan sampel sesuai standar teknis yang berlaku pada kandang Parent Stock Broiler maupun Komersial Broiler. Sampel selanjutnya akan diuji di laboratorium untuk mendeteksi kemungkinan adanya agen penyakit dan memastikan status kesehatan ternak tetap terjaga.
Kegiatan surveilans ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertanian melalui Balai Veteriner Bukittinggi dalam menjaga kesehatan hewan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan daya saing produk perunggasan Indonesia. Selain itu, pemantauan kesehatan unggas secara berkala juga berperan penting dalam mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis dan menjaga keberlanjutan usaha peternakan.
Melalui kegiatan surveilans yang berkelanjutan, Balai Veteriner Bukittinggi berkomitmen mendukung kesehatan unggas nasional, menjaga ketahanan pangan asal hewan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk peternakan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).