Identifikasi Virus AHS Afrian Horse Sickness dengan Metode Real Time PCR di Balai Veteriner Bukittinggi Tahun 2025
Identifikasi Virus AHS (Afrian Horse Sickness) dengan Metode Real Time PCR
di Balai Veteriner Bukittinggi Tahun 2025
Yuli Miswati1, Dwi Inarsih1, Rahmanitia Puhanda1, Kiki Safitria2, Yadi Eka Putra2, Tri Susanti3
1. Medik Veteriner, Laboratorium Bioteknologi, Balai Veteriner Buittinggi
2. Paramedik Veteriner, Laboratorium Bioteknologi, Balai Veteriner Buittinggi
3. Medik Veteriner, Laboratorium Epidemiologi, Balai Veteriner Buittinggi
Email: [email protected]
Intisari
African Horse Sickness (AHS) merupakan penyakit viral pada kuda yang bersifat sangat menular dan memiliki dampak ekonomi serta kesehatan hewan yang signifikan. Upaya deteksi dini dan surveilans laboratorium menjadi kunci dalam mendukung status bebas AHS di Indonesia. Tulisan ini melaporkan kegiatan pengujian AHS menggunakan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (Real Time PCR) terhadap 187 sampel darah kuda yang dikoleksi dari Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Padang, Padang Panjang, Sawahlunto dan Kabupaten Tanah Datar untuk keperluan pemantauan penyakit. Ekstraksi RNA virus dilakukan sesuai prosedur standar, dilanjutkan dengan amplifikasi gen target virus AHS menggunakan Real Time PCR. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel darah kuda yang diperiksa memberikan hasil negatif terhadap virus AHS. Temuan ini mengindikasikan tidak terdeteksinya sirkulasi virus AHS pada sampel yang diuji dan menunjukkan efektivitas metode Real Time PCR sebagai alat diagnostik yang sensitif dan spesifik untuk deteksi AHS. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem surveilans penyakit hewan serta mendukung upaya mempertahankan Indonesia bebas dari penyakit African Horse Sickness.
Kata Kunci: AHS, Kuda, Darah, Real Time PCR
Artikel bisa diakses di: Buletin Kesehatan Hewan Volume 27 No 111 Tahun 2025