Variasi Bentuk Candida Albicans yang ditemukan di Laboratorium Bakteriologi

Variasi Bentuk Candida Albicans yang ditemukan di Laboratorium Bakteriologi

 

Erina Oktavia1), Haris Meysha Putra 2), Saisi Purnamasari3) , Adek Novriyenti 4)

 

1.     Paramedik Veteriner Laboratorium Bakteriologi Balai Veteriner Bukittinggi

2.     Medik Veteriner Laboratorium Bakteriologi Balai Veteriner Bukittinggi

3.     Medik Veteriner Laboratorium Bakteriologi Balai Veteriner Bukittinggi

4.     Paramedik Veteriner Laboratorium Bakteriologi Balai Veteriner Bukittinggi

 

 

Intisari

Candida albicans adalah jamur patogen oportunistik yang sering ditemukan di lingkungan laboratorium bakteriologi, baik dalam bentuk ragi, pseudohifa, maupun hifa sejati. Variasi bentuk ini memiliki peran penting dalam identifikasi, patogenesis, dan interaksi jamur dengan sistem kekebalan inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan variasi bentuk morfologis Candida albicans yang ditemukan dalam kultur laboratorium. Sampel C. albicans dibudidayakan pada media SGA (Sabouraud Glukose Agar). Pemeriksaan mikroskopis dilakukan untuk mengamati bentuk selular, termasuk bentuk ragi, pseudohifa, dan hifa sejati, dengan menggunakan pewarnaan lectopherol methilen blue. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Candida albicans menunjukkan kemampuan untuk berubah bentuk antara ragi, bentuk seperti ragi (pseudohifa) dan hifa sejati, tergantung pada kondisi lingkungan seperti suhu dan pH media, ketersediaan nutrisi, atau keadaan sistem imun inangnya. Bentuk ragi dominan pada suhu kamar (25°C), sementara bentuk hifa sejati lebih sering ditemukan pada suhu tubuh (37°C) atau dalam kondisi stres. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman variasi bentuk morfologis Candida albicans untuk diagnostik dan pengembangan terapi terhadap infeksi yang disebabkan oleh jamur ini. Variasi bentuk yang ada memungkinkan Candida albicans untuk beradaptasi dan menginfeksi inang secara efektif, serta memberikan tantangan dalam pengobatan infeksi jamur.

 

Kata kunci: Candida albicans, variasi bentuk, ragi, pseudohifa, hifa sejati, patogenesis, lectopherol methilen blue.

Artikel bisa diakses di: Buletin Kesehatan Hewan Volume 27 No 110 Tahun 2025