Upaya Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku PMK , Balai Veteriner Bukittinggi Sisir 3 Kabupaten di Provinsi Jambi

Bangko, 02 Juli 2026 — Dalam rangka memperkuat upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Balai Veteriner Bukittinggi melaksanakan kegiatan surveilans aktif di tiga kabupaten di Provinsi Jambi pada tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi terhadap tindakan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang telah dilaksanakan di lapangan, sekaligus sebagai langkah deteksi dini dan pemantauan situasi PMK serta penyakit hewan menular strategis lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini, sehingga perkembangan penyakit dapat dipantau secara berkelanjutan dan respons pengendalian pada ternak berkuku belah dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.

 

Tim Balai Veteriner Bukittinggi melakukan pengambilan sampel, pemeriksaan kesehatan hewan, serta pengumpulan data epidemiologi di sejumlah peternakan yang menjadi lokasi sasaran. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan setempat untuk memastikan pelaksanaan surveilans berjalan optimal serta menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian PMK.

 

Kegiatan ini bertujuan memetakan kondisi terkini penyebaran PMK di wilayah kerja, mengevaluasi efektivitas program pengendalian yang telah dilaksanakan, serta mendukung penyusunan langkah mitigasi yang tepat apabila ditemukan indikasi kasus. Seluruh sampel yang diperoleh akan diuji di Laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi menggunakan metode diagnostik sesuai standar untuk memastikan status kesehatan ternak.

 

Selain pengambilan sampel, tim juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya penerapan biosekuriti, pelaporan dini apabila ditemukan gejala klinis PMK, serta pelaksanaan vaksinasi sesuai program pemerintah. Partisipasi aktif peternak menjadi faktor penting dalam memutus rantai penularan penyakit dan menjaga produktivitas sektor peternakan.

 

Sebagai laboratorium veteriner regional yang membawahi wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau, Balai Veteriner Bukittinggi terus berkomitmen mendukung pengendalian PMK melalui kegiatan surveilans, investigasi penyakit, pengujian laboratorium, dan pendampingan teknis kepada pemerintah daerah.

 

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan hewan, dan peternak, diharapkan upaya pengendalian PMK di Provinsi Jambi dapat berjalan secara efektif sehingga kesehatan hewan, produktivitas ternak, dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.