DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN
Pembinaan Pegawai dan Serah Terima Jabatan Kepala Balai Veteriner Bukittinggi
Bukittinggi, 28 Desember 2024 – Penghujung tahun bukan hanya menandai pergantian kalender, tetapi juga momentum bagi perubahan dan semangat baru. Hal ini juga terjadi di Balai Veteriner Bukittinggi yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan kepala balai. Acara yang berlangsung 28 Desember 2024 ini menjadi tonggak sejarah bagi institusi yang memiliki peran penting dalam menjaga peternakan dan kesehatan hewan di wilayah Regional II.
Setelah sebelumnya dijabat oleh drh. Gigih Tri Pambudi, M.M yang menjadi kepala periode 2021-2024 menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada penggantinya, drh. Tangguh Pitona. Dalam sambutannya, drh. Gigih Tri Pambudi, M.M mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai atas kerja sama dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama masa jabatannya. Beliau berharap, di bawah kepemimpinan drh. Tangguh Pitona, Balai Veteriner Bukittinggi dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Selanjutnya sambutan dari drh. Tangguh Pitona. Beliau menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah ada dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sama dan saling mendukung demi mencapai visi dan misi Balai Veteriner Bukittinggi.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembinaan pegawai, oleh Ibu Tri Melasari, S. Pt, M. Si, Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Beliau juga datang bersama Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M. Si dan juga rombongan.
Pada momen ini beliau menyampaikan arahan langsung dari Bapak Dr. drh. Agung Suganda, M. Si, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam rangka memperkuat pembinaan pegawai sebagai langkah strategis mendukung program prioritas nasional di subsektor peternakan dan kesehatan hewan.
Beliau juga menekankan pentingnya percepatan peningkatan produksi susu dan daging sapi melalui program Percepatan Peningkatan Produksi Susu dan Daging Nasional (P2SDN). Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan protein hewani dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.
“Berdasarkan neraca komoditas 2024, Indonesia masih mengalami defisit 79 persen untuk susu dan 52 persen untuk daging sapi. Oleh karena itu, perlu percepatan produksi dengan mendatangkan lebih banyak sapi perah dan sapi pedaging melalui kemitraan strategis dengan investor dalam dan luar negeri,” jelasnya.
Sesi foto bersama menjadi penutup yang manis, sekaligus menjadi momentum untuk menatap masa depan yang lebih cerah. Semoga Balai Veteriner Bukittinggi terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.
- 51 views